InfoMedokanAyu – Periode Januari hingga Mei 2026, Kelurahan Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya mencatat nol kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Kabar ini menggembirakan sekaligus menjadi peringatan serius, mengingat data terakhir bulan Mei lalu di semua RW ditemukan jentik nyamuk.
Hal itu diungkapkan Lurah Medokan Ayu, Zainul Abidin, S.Sos., pada gelaran Gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RW 07, Medokan Asri Tengah (MA2), Jumat (22/5) pagi tadi.
Lurah menegaskan, kabar menggembirakan itu terbaca dari data yang dihimpun Puskesmas Medokan Ayu.
"Prestasi ini harus kita pertahankan. Target kita sampai akhir tahun 2026, Medokan Ayu bisa benar-benar zero kasus DBD," tegas Zainul Abidin di hadapan warga.
Namun, di balik nihilnya kasus DBD, hasil pemeriksaan jentik nyamuk pada kegiatan PSN minggu ke-19 bulan Mei 2026 sebagaimana data dari Puskesmas yang dibidangi Yusep Priambodo, A.Md.KL., menyebutkan di semua RW justru ditemukan fakta mengejutkan: tidak ada satu pun kawasan di Medokan Ayu yang mencapai Angka Bebas Jentik (ABJ) 100 persen.
![]() |
| KSH-PSN RW07 |
Meskipun rata-rata ABJ seluruh RW masih di atas batas minimal yang ditoleransi, yakni 95 persen, temuan jentik di sejumlah rumah tetap menjadi sinyal bahaya.
"Harus diwaspadai. Medokan Ayu ini kawasan pinggiran sisi Timur Surabaya, yang merupakan jalur lintasan buangan banjir dari kota. Kondisi ini sangat rawan menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti," ujar Lurah Zainul.
![]() |
| KSH-PSN RW07 |
Berikut rincian hasil pemeriksaan jentik nyamuk per RW di Lingkungan Kelurahan Medokan Ayu, Mei 2026:
· RW 01: Rumah diperiksa 650, positif jentik 2 → ABJ 99,69%
· RW 02.A: Diperiksa 396, positif 2 → ABJ 99,49%
· RW 02.B: Diperiksa 835, positif 6 → ABJ 99%
· RW 03: Diperiksa 561, positif 5 → ABJ 99,11%
· RW 04: Diperiksa 420, positif 4 → ABJ 98%
· RW 05: Diperiksa 255, positif 2 → ABJ 99,21%
· RW 06: Diperiksa 243, positif 6 → ABJ 98%
· RW 07: Diperiksa 195, positif 3 → ABJ 98,5%
· RW 08: Diperiksa 290, positif 2 → ABJ 99,31%
· RW 09: Diperiksa 225, positif 2 → ABJ 99,11%
· RW 10: Diperiksa 475, positif 2 → ABJ 99,5%
· RW 11: Diperiksa 307, positif 5 → ABJ 98%
· RW 12: Diperiksa 295, positif 3 → ABJ 98,98%
· RW 13: Diperiksa 250, positif 2 → ABJ 99,2%
· RW 14: Diperiksa 465, positif 12 → ABJ 97,41% (terendah)
· RW 15: Diperiksa 406, positif 5 → ABJ 98,76%
Dari data tersebut, RW 14 mencatat ABJ terendah yaitu 97,41% dengan temuan 12 rumah positif jentik, sementara RW 02.B memiliki jumlah rumah terbanyak yang diperiksa (835 rumah) dengan 6 temuan jentik.
Lurah Medokan Ayu mengimbau seluruh kader jumantik dan warga untuk tidak lengah. "PSN harus terus digalakkan. Satu jentik saja di satu rumah, bisa menjadi sumber ledakan kasus DBD, apalagi dengan kondisi geografis Medokan Ayu yang rawan banjir kiriman," pungkasnya.
Warga diharapkan terus menerapkan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang barang bekas, serta menghindari gigitan nyamuk) guna mempertahankan zero kasus DBD hingga akhir tahun 2026.
Pada acara itu, hadir pula dari Kelurahan Medokan Ayu Kasie Kesra Muhammad Arsadhani, S. Kep. M.M, staf Uji Siswanto, dan Rendra.
Dari Puskesman Yusep Priambodo dan Prima.
IKD adalah singkatan dari Identitas Kependudukan Digital. Berbentuk aplikasi di smartphone yang dikembangkan oleh Dukcapil Kemendagri untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan publik tanpa perlu membawa KTP fisik.
(red)





