Rabu, 04 Februari 2026

Enam Usaha di Medokan Ayu Layani Pesanan Antar olahan Bandeng

Otak-otak bandeng olahan "Bandeng Asap Manalagi"

TEMPAT KULINER olahan Bandeng di Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya hingga kini tak ditemukan. Pun demikian, dari kawasan ini didapatkan data enam usaha Bandeng siap saji, yang melayani pesanan antar secara online.

InfoMedokanAyu mendapatkan informasi, sekaligus menjelaskan, bahwa usaha layanan antar ini muncul sejak 4 tahun silam, pada 2022.

Antara lain mesin pencari google memunculkan :

Bandeng Sapit Bu Faizah
Jl. Medokan Kp. No.36, RW.2, Medokan Ayu, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60295

Atas usaha ini tidak ditemukan nomor telepon. Namun, ada 9 ulasan.

Ulasan itu, diantaranya "bandeng sapitnya enak, fresh, bumbunya sangat kerasa๐Ÿ‘๐Ÿป"

Bandeng Asap Cabut Duri Bu Juna

Bandeng Asap Cabut Duri Bu Juna
Jl. Medayu Pesona III No.33 blok.B, Medokan Ayu, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur

Telepon : 0878-5373-5699

Bandeng Karimanasi
Jl. Tambak Medokan Ayu Gg. XI No.C1, Medokan Ayu, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur 60295

Telepon : 0815-1549-7819

Bandeng Presto, Bandeng Tanpa Duri
Jl. Raya Putra Bangsa III No.1, Medokan Ayu, Kec. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur

0812-3115-2325

Warung Bandeng Bakar Bu Sari
Jl. Raya Medokan Kampung 59 RT04/ RW02

Warung ini memasarkannya melalui GoFood

Bandeng Asap Manalagi

Jl. Medokan Ayu MA I-O/23

031-870.8469/ 0857.332.44811

Diberitahukan, InfoMedokanAyu belum mengetahui keberadaan usaha layanan antar ini secara Offline, masih ada atau sudah tutup.

InfoMedokanAyu mohon masukan pembaca budiman, bila di Medokan Ayu ada tempat kuliner olahan Bandeng.

Informasi tersebut untuk melengkapi berita "Primadona di Atas Meja: Menelusuri 1001 Rasa Ikan Bandeng Nusantara", yang terbit pada Selasa, 3 Februari 2026.

(InfoMedokanAyu)


Selasa, 03 Februari 2026

Primadona di Atas Meja: Menelusuri 1001 Rasa Ikan Bandeng Nusantara

 

Bandeng yang berkelebihan bisa disajikan 1001 rasa. (Ilustrasi Foto Kompas)

IKAN BANDENG memang primadona di meja makan. Meski dikenal dengan tantangan durinya yang banyak, kelembutan tekstur dan kekayaan rasa gurihnya membuat banyak orang rela "berjuang" untuk menikmatinya. 

InfoMedokanAyu sengaja mengangkat kekayaan kuliner berbahan ikan ini bertolak pula pada MedokanAyu— dikenal sebagai kampung penghasil bandeng.

Malah, kelebihan Bandeng yang empuk dilafalkannya dengan "meduk/medok" erat kaitannyan dengan nama "Medokan Ayu". (hal ini akan diturunkan lewat tulisan lain).

Dalampada itu, lebih dari sekadar ikan biasa, bandeng memiliki karakter unik yang menjadikannya favorit para koki hingga ibu rumah tangga.

Ada alasan ilmiah dan kuliner mengapa ikan ini sangat fleksibel diolah dengan beragam bumbu, dari rasa asam segar hingga manis legit. 

Fleksibilitas inilah yang membuatnya layak disebut bisa dihidangkan dalam "1001 rasa".

Tokoh Medokan Ayu Nawawi Ahmad, S.Ag

Tokoh Medokan Ayu Nawawi Ahmad S.Ag pun mengklaim dengan "1001 rasa" itu memang kelebihan bandeng tidak dimiliki oleh ikan lain, baik ikan tawar maupun laut, yang bisa disajikan dengan beragam olahan.

Kelebihan Ikan Bandeng: Kenapa Ia Begitu Istimewa?

1. Profil Rasa "Gurih Netral"
Berbeda dengan ikan laut yang cenderung amis atau ikan air tawar yang kadang berbau tanah, bandeng memiliki rasa gurih yang bersih dan netral. 

Kadar lemaknya yang cukup tinggi, terutama di bagian perut, berfungsi sebagai "pengikat rasa" yang membuat bumbu apapun terasa lebih kaya dan menyatu.

2. Tekstur Daging yang Adaptif
Daging bandeng berserat halus namun padat, sehingga:
   · Tidak mudah hancur saat direbus (seperti dalam pindang atau palumara).

   · Saat digoreng, kulitnya garing sementara dalamnya tetap lembut.

   · Cocok dihaluskan untuk isian otak-otak atau sate bandeng karena mudah menyatu dengan santan atau telur.

3. Penyerap Bumbu yang Unggul
Struktur dagingnya yang berlemak memungkinkan bumbu cair seperti kecap, asam jawa, atau rempah kuning meresap hingga ke dalam serat, bukan hanya di permukaan.

4. Nilai Budaya & Filosofi
Di Indonesia, bandeng sering menjadi simbol keberuntungan dan kemakmuran, terutama dalam perayaan Imlek atau sebagai hantaran Lebaran. 

Status istimewa itu mendorong terus lahirnya inovasi resep agar hidangan ini tetap menarik.

Ragam Olahan Ikan Bandeng pun di Nusantara.

Berikut beberapa olahan populer yang dikelompokkan berdasarkan cara pengolahan:

1. Olahan Ikonik Khas Daerah
Ikan Bandeng Presto

   · Bandeng Presto (Semarang): Dimasak dengan tekanan tinggi hingga durinya lunak dan bisa dimakan.
 
Pindang Bandeng

   · Pindang Bandeng (Betawi): Kuah bening dengan rasa asam, manis, pedas, dan bumbu yang dibakar terlebih dahulu.

   · Bandeng Asap (Sidoarjo): Aroma smokey kuat, biasanya disajikan dengan sambal petis.

   · Sate Bandeng (Banten): Daging dihaluskan, dicampur bumbu santan, dimasukkan kembali ke kulit, lalu dibakar—bebas duri.

2. Olahan Goreng & Bakar
Bandeng penyet plus sambel terasi

   · Bandeng Goreng Kremes
   · Bandeng Bakar Madu/Kecap
   · Bandeng Penyet dengan sambal terasi

3. Olahan Berkuah & Segar
Bandeng kuah kuning

   · Bandeng Palumara (Makassar): Sup kuning asam segar dari asam jawa dan tomat.

   · Bandeng Kuah Kuning: Kaya rempah kunyit dan kemiri.

   · Gangan Manis Bandeng: Variasi sayur asam dengan bandeng.

4. Olahan Modern & Inovatif
Bandeng Supit

   · Otak-otak Bandeng
   · Abon Bandeng
   · Bandeng Isi (digoreng tepung)
   · Bandeng Sapit (dipanggang dijepit bambu dengan bumbu rempah kental).

5. Olahan Spesial
   · Bandeng Lempung  (Medokan Ayu)
Olahan ini hanya ditemui di kawasan Tambak Medokan Ayu.

Cara olah : bandeng dibungkus lempung, lalu dibakar. Ketika sudah matang, lempung dikelupas, kulit ikan bandeng akan terbuang menempel pada lempung.

Disitu ikan bandeng siap disantap otomatis sudah bersih, tanpa kulit.

"Itu nikmat sekali", kata Nawawi Ahmad putra tambak, yang  sempat tiga periode sebagai ketua LKMK Medokan Ayu.

Mohon masukan pula dari pembaca budiman bila ada jenis olahan bandeng selain diuraikan diatas bisa disampaikan ke InfoMedokanAyu, selanjutnya ditambahkan sebagai referensi.

KEKAYAAN KULINER
Dengan segala keunggulan dan variasinya, ikan bandeng tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi bukti kekayaan kuliner Indonesia yang pantas dilestarikan dan dieksplorasi.

Selanjutnya, InfoMedokanAyu akan menurunkan tulisan terkait menu Ikan Bandeng yang bisa dinikmati di Medokan Ayu.

(InfoMedokanAyu)

Senin, 02 Februari 2026

Bandeng Medokan Ayu Sempat "Meledak" Populer, Kini Lokasi Kuliner Serba Bandeng Sulit Ditemukan

Aneka olahan menu Bandeng, kini sulit dijumpai lokasi Kulinernya di Medokan 


BANDENG Medokan Ayu ... Kini tak tampak lagi.

Selengkapnya ikuti beberapa saat lagi.



 

Ayu

SEPUTAR Bandeng Medokan Ayu, berita selengkapnya ikuti beberapa saat lagi ....

Minggu, 01 Februari 2026

Paling Viral, Sengketa Tanah plus Aksi Pembokaran dengan Video ke Presiden Prabowo

Paling viral, Sengketa Tanah dengan video masuk pengaduan ke Presiden.

SECARA RIIL, persoalan tanah yang viral di Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya adalah sengketa kepemilikan/penggunaan lahan yang diklaim sebagai fasum jalan, yang memicu aksi pembongkaran sepihak dan kemudian viral melalui video pengaduan ke Presiden Prabowo Subianto.

Itu rekam jejak digital yang dilansir DeepSeek perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal Tiongkok terkait Sengketa tanah di Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya.

Data asal AI tersebut bisa juga salah. Maka, yang mengetahui mohon mengoreksi, demi kebenarannya. Data itu telah menyebar.


Persoalan tanah yang viral di Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya, adalah sengketa lahan yang melibatkan Permadi (pemilik SHM) dan Uswatun Khasanah, terkait status tanah yang diklaim sebagai akses jalan umum (fasum) namun didirikan rumah di atasnya.

Konflik ini memicu perhatian luas setelah video keluhan Uswatun tersebar di media sosial.

๐Ÿ” Apa yang Sebenarnya Terjadi?
1. Latar Belakang Sengketa

· Tanah di Jalan Tambak Medokan Ayu VI-C, RT 11/RW 02, seharusnya berfungsi sebagai jalan akses warga (fasum) berdasarkan peta kavling dan SHM yang dimiliki Permadi.

· Namun, di atas lahan tersebut berdiri rumah milik Uswatun Khasanah. Permadi menganggap rumah itu menghalangi akses menuju tanahnya dan warga lainnya.

2. Tindakan Sepihak dan Viral di Media Sosial
· Permadi melakukan pembongkaran sebagian rumah Uswatun dengan alasan “mengembalikan fungsi tanah sebagai fasum”.

· Uswatun kemudian mengunggah video yang berisi keluhan langsung kepada Presiden Prabowo, meminta keadilan atas perlakuan tersebut. 

Video inilah yang membuat kasus ini viral.

3. Respons Otoritas
· Wakil Wali Kota Surabaya, Ir. Armuji (Cak Ji), turun tangan untuk memediasi sengketa ini. 

Bahkan Armuji sempat marah-marah dan menegaskan bahwa masalah ini harus diselesaikan dengan data dan fakta.

· Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menegaskan bahwa tidak boleh ada warga yang main hakim sendiri dengan melakukan pembongkaran sepihak.

⚖️ Status Terkini
Berdasarkan pemberitaan terakhir (Oktober 2025), sengketa ini telah menemui titik terang setelah mediasi yang melibatkan pihak pemerintah setempat. 

Namun, sebelumnya sempat terjadi ketegangan karena perbedaan pandangan tentang status tanah dan izin bangunan.

Di antara kasus lain, paling banyak menyedot perhatian publik (terutama di media sosial) tetap adalah sengketa antara Permadi dan Uswatun Khasanah.

(InfoMedokanAyu)

Kepastian Hukum dan Kondisi Kerukunan Warga Mengikis Citra Medokan Ayu

Ilustrasi. Medokan Ayu terkikis kepercayaan


KAWASAN Medokan Ayu menerima dampak nyata. Kini kepastian hukum tanah, efektivitas pemerintahan lokal dan kerukunan sosial warga telah mengikis citra positif yang telah melekat. 

Demikian DeepSeek perusahaan riset kecerdasan buatan (AI) asal Tiongkok mencermati Medokan Ayu Tumbuh Pesat, Namun Perlu Perhatian Serius Masalah Tanah, yang merupakan kondisi dan tantangan bersama warga peduli.

Kawasan Medokan Ayu kini, dituliskannya, mungkin diasosiasikan dengan kerumitan hukum properti dan potensi konflik vertikal (warga-pengembang/pemerintah) maupun horizontal (antarwarga). 

Berdasarkan sengketa tanah yang viral beberapa bulan ini, membuahkan dampak citra terhadap kawasan Medokan Ayu secara umum bersifat negatif dan multidimensi.

Kasus ini telah membentuk persepsi publik yang memprihatinkan tentang kawasan Medokan Ayu dalam beberapa aspek kunci:

CITRA MEDOKAN AYU
*Aspek Citra* Dampak Negatif yang Terbentuk (Bukti/Pemicu dari Kasus).

*Hukum & Kepastian Berusaha* Citra sebagai kawasan dengan legalitas tanah yang ambigu dan rawan sengketa. 

Hal itu terkait adanya Klaim tanah fasum yang ternyata bersertifikat [SHM] dan sudah berrumah.

*Tata Kelola & Administrasi* Citra lambatnya penanganan akar masalah dan birokrasi yang dianggap gagal mencegah konflik.

Hal itu terlihat adanya Penerbitan IMB di atas tanah sengketa dan perlunya intervensi pejabat tinggi (Wakil Wali Kota, DPRD).

*Kohesi Sosial Citra* kerukunan warga yang rapuh dan penyelesaian konflik secara konfrontatif. 

Hal itu terbukti adanya aksi pembongkaran sepihak ("main hakim sendiri") dan pengunggahan video pengaduan ke media sosial.

*Stabilitas Kawasan* Citra sebagai lingkungan yang tidak tertib dan berpotensi menimbulkan masalah serupa. 

Kondisi itu tampak adanya konflik berlarut yang mengganggu ketenteraman dan menjadi sorotan nasional.

ANALISIS TERHADAP DAMPAK
1. Citra Hukum Buram dan Tidak Aman

Inti dari viralnya kasus ini adalah ketidakpastian hukum. 

Di satu sisi ada sertifikat hak milik (SHM), di sisi lain ada klaim bahwa tanah itu adalah fasum untuk akses jalan. 

Masyarakat luas kemudian mempersepsikan Medokan Ayu sebagai contoh kawasan di mana sertifikat tanah pun tidak menjamin kepastian, atau di mana tata ruang dan legalitasnya kacau. 

Hal ini berpotensi menurunkan minat investasi properti dan menimbulkan kecemasan di kalangan pemilik tanah lain di wilayah tersebut.

2. Citra Kegagalan Tata Kelola Lokal
Fakta bahwa izin mendirikan bangunan (IMB) bisa terbit di atas tanah yang statusnya kemudian dipersoalkan, menimbulkan tanda tanya besar terhadap efektivitas pengawasan dan koordinasi antardinas terkait.

Konflik yang harus diselesaikan oleh Wakil Wali Kota dengan "marah-marah" dan inspeksi mendadak DPRD justru memperkuat narasi bahwa pemerintahan tingkat lokal (kelurahan, kecamatan) dianggap kurang mampu menangani masalah secara dini dan prosedural.

3. Citra Keretakan Sosial Tereskalasi ke Publik
Penyelesaian konflik melalui pembongkaran sepihak telah mengubah citra dari "perselisihan tetangga" menjadi "hukum rimba". 

Video viral yang berisi pengaduan langsung ke Presiden semakin mendorong narasi bahwa warga merasa tidak mendapat keadilan di tingkat lokal. 

Hal ini melukiskan gambaran bahwa medan penyelesaian masalah di kawasan itu adalah media sosial dan aksi langsung, bukan jalur hukum dan musyawarah yang sehat.

4. Citra Kawasan "Bermasalah" yang Butuh Perhatian Khusus* 

Akumulasi dari semua itu membuat Medokan Ayu, dalam pandangan publik sementara, terstigma sebagai "kawasan bermasalah". 

Stigma ini bisa melekat lebih lama dari penyelesaian kasus itu sendiri dan mempengaruhi persepsi terhadap aspek lain, seperti keamanan, ketertiban, dan kualitas lingkungan hidup di sana.

(InfoMedokanAyu)

Sabtu, 31 Januari 2026

Medokan Ayu Tumbuh Pesat, Namun Perlu Perhatian Serius Masalah Tanah



KESAN UTAMA kawasan Medokan Ayu adalah kawasan dengan pertumbuhan yang pesat. Demikian kesimpulan yang diberikan mesin AI Gemini - Google maupun ChatGPT AI - Microsoft, dua mesin AI yang bersaing ketat.

Potret Medokan Ayu versi Mesin AI ini dimunculkan dalam kaitan menemukan pendapat umum tak berpihak tentang Medokan Ayu.


Pun demikian, mesin AI itu mengingatkan, diperlukan perhatian serius terhadap penyelesaian masalah administrasi dan hukum pertanahan yang masih terjadi.


Mesin AI itu menggarisbawahi, kawasan Medokan Ayu di Rungkut, Surabaya saat ini memberikan kesan sebagai area yang dinamis.


Pun demikian, masih bergulat dengan masalah kepastian hukum lahan yang kompleks. 


Disebutkan pula, upaya masyarakat melalui blog InfoMedokanAyu.blogspot.com dikomentari berpotensi besar memberikan pengaruh positif dalam membangun citra.


Itu terutama dengan menyediakan informasi yang transparan dan edukatif mengenai isu-isu tersebut.


RAGAM KASUS TANAH

Kasus tanah di sini beragam, dari sengketa antar warga hingga masalah administrasi kelurahan:


· Sengketa Fasilitas Umum: Kasus viral di Jalan Tambak Medokan Ayu VI-C, dimana sebuah rumah diduga dibangun di atas tanah fasilitas umum (jalan), merugikan warga lain. 


Kasus ini melibatkan Wakil Wali Kota dan proses pengadilan.


· Dugaan Penipuan dan Mediasi: Terdapat kasus dugaan penipuan tanah kavling di Jalan Medokan Ayu yang menyebabkan kerugian hingga Rp 875 juta. 


Kasus ini akhirnya diselesaikan melalui mediasi Wakil Wali Kota Armuji.


· Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Aparat: Sebuah sengketa lahan di Jalan Medayu Utara melibatkan dugaan pemalsuan dokumen (surat kuasa dan surat keterangan riwayat tanah) oleh mantan lurah setempat.


Komisi C DPRD Kota Surabaya menilai kasus ini telah masuk ranah pidana.


· Permasalahan Administratif Persil: Warga mengalami kesulitan mengurus sertifikat karena terjadi perbedaan pencatatan nomor persil antara dokumen miliknya dengan catatan di kelurahan, sehingga harus menyelesaikannya melalui pengadilan.


· Eksekusi Pengadilan: Proses eksekusi pengosongan lahan dan bangunan berdasarkan putusan pengadilan juga telah terjadi di Jalan Medokan Sawah, diawasi oleh kepolisian.


POTENSI INFO MEDOKAN AYU

Blog komunitas ini dapat berperan penting dalam konteks Medokan Ayu:


· Meluruskan Informasi: Menyediakan narasi berdasarkan data dan fakta resmi (seperti putusan pengadilan atau klarifikasi pihak berwenang) untuk melawan informasi yang tidak akurat.


· Edukasi Publik: Memuat artikel yang mengedukasi warga tentang pentingnya dokumen tanah yang lengkap, prosedur hukum yang benar, dan cara menghindari sengketa.


· Mempromosikan Aspek Positif: Menyoroti potensi kawasan lain seperti Wisata Mangrove Medokan Ayu atau kegiatan komunitas untuk menyeimbangkan pemberitaan.


· Mendorong Transparansi: Menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mengawal penyelesaian masalah yang transparan.


(InfoMedokanAyu)



Rabu, 28 Januari 2026

Referensi InfoMedokanAyu versi Gemini Mesin AI Google

 

InfoMedokanAyu 28 Pebruari 2026

InfoMedokanAyu.blogspot.com adalah sebuah platform media komunitas berbasis blog yang didirikan dan dikelola oleh warga setempat. Demikian tulis Gemini Mesin AI kelas dunia dari Google.

Dituliskan pula, InfoMedokanAyu itu hadir untuk memberikan informasi seputar wilayah Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya.

​Berikut adalah beberapa poin utama mengenai blog tersebut:

​FOKUS & ISI KONTEN
​Blog ini berfungsi sebagai pusat informasi warga (jurnalisme warga) yang mencakup:

​Informasi Pelayanan Publik: Pengumuman mengenai layanan administrasi kependudukan di kelurahan, jadwal imunisasi, atau kegiatan pemerintah kota Surabaya di wilayah tersebut.

​Kegiatan Sosial & Keagamaan: Dokumentasi kegiatan warga, seperti kerja bakti, perayaan hari besar nasional (17 Agustusan), pengajian, hingga kegiatan PKK.

​Pembangunan Infrastruktur: Informasi mengenai perbaikan jalan, saluran air (drainase), serta perkembangan fasilitas umum di Medokan Ayu.

​Keamanan & Ketertiban: Sosialisasi mengenai keamanan lingkungan (Siskamling) dan isu-isu lokal lainnya.

​PENGELOLA (ADMIN)
​Tokoh di balik blog ini adalah Priono Subardan. Beliau dikenal sebagai sosok yang sangat peduli dengan transparansi informasi di tingkat akar rumput (RT/RW).

Perannya meliputi:
Mendokumentasikan peristiwa-peristiwa lokal yang mungkin tidak terjangkau oleh media massa besar.

​Menjadi jembatan komunikasi digital bagi warga Medokan Ayu agar lebih melek informasi.

PERAN STRATEGIS 
Blog ini menjadi penting karena:
Arsip Digital: Menjadi catatan sejarah perkembangan wilayah Medokan Ayu dari waktu ke waktu.

​Media Pemberdayaan: Membantu mempromosikan potensi lokal atau UMKM warga setempat jika ada kegiatan pasar rakyat atau bazar.

​Partisipasi Warga: Mendorong warga untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan mereka dengan menyediakan ruang informasi.

STATUS SAAT INI
​Meskipun saat ini media sosial seperti grup Facebook atau WhatsApp lebih populer untuk komunikasi instan, blog Info Medokan Ayu tetap memiliki nilai sebagai referensi tertulis yang lebih terstruktur dan mudah dicari kembali melalui mesin pencari (Google). Demikian Gemini-Mesin AI Google menutup catatannya.

(infoMedokanAyu)

Rekam Jejak Digital : Nawawi Ahmad Paham tentang Sejarah Medokan Ayu

Nawawi Ahmad memberikan sambutan pada pertemuan informal komunitas jalan pagi di rumahnya, pada Sabtu yang baru lalu.

Nawawi Ahmad dituliskan sebagai sosok yang memiliki pemahaman mendalam tentang Medokan Ayu. Demikian Gemini, mesin AI (Artificial Intelligence) kelas dunia dari google menyebutkannya.

AI dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Kecerdasan Buatan. Merujuk pada teknologi sistem komputer yang dirancang meniru kemampuan intelektual manusia.

Dalam penulisan Sosok ini, InfoMedokanAyu menetapkan berdasarkan pada rekam jejak digital. Ini sekaligus menghindari asumsi pemberitaan yang subyektif, bila berangkat dari wawancara.

Mesin AI menuliskan bahwa Nawawi Ahmad, yang pernah sebagai ketua LKMK 2010-2016, 2019-2022, 2019-2022⁩, selengkapnya sebagai berikut.

Berdasarkan informasi yang tersedia, kata Mesin AI, H. Nawawi Ahmad, S.Ag. dikenal sebagai tokoh masyarakat yang sangat aktif di wilayah Medokan Ayu, Surabaya.

​Beberapa poin penting mengenai peran dan aktivitas beliau, antara lain :

​JABATAN & ORGANISASI
​Ketua LPMK/LKMK: Beliau menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK)—sebelumnya disebut LKMK—di Kelurahan Medokan Ayu.

​Perwakilan Petani Tambak: Nawawi Ahmad juga dikenal sebagai sosok yang menyuarakan aspirasi para petani tambak di wilayah Medokan Ayu, terutama terkait masalah lingkungan dan infrastruktur.

KONTRIBUSI & ADVOKASI MASYARAKAT
​Penanganan Banjir: Beliau vokal dalam mengkritisi pembangunan rumah pompa di Wonorejo yang dianggap merugikan petani tambak Medokan Ayu karena menghambat aliran air laut dan menyebabkan banjir musiman di area pertambakan.

​Pelayanan Publik: Nawawi sering menekankan pentingnya pelayanan kelurahan yang ramah, santun, dan cepat. Beliau bertindak sebagai jembatan komunikasi antara warga dengan pihak pemerintah kota (Pemkot) Surabaya maupun DPRD.

​Pembangunan Infrastruktur: Terlibat aktif dalam meninjau proyek-proyek pembangunan di wilayahnya, seperti pembangunan jalan paving menuju akses wisata Mangrove Medokan Ayu.

PENGETAHUAN LOKAL DAN BUDAYA
​Sejarah Wilayah: Beliau memiliki pemahaman mendalam tentang sejarah Medokan Ayu.

Sejarah dimaksud termasuk asal-usul nama daerah tersebut (yang berkaitan dengan istilah "kedokan" atau lahan pertanian) serta sejarah makam tokoh penyiar agama Islam di wilayah tersebut, yaitu Mbah Abdul Hamid (keturunan Sunan Giri).

​Kegiatan Sosial: Sering terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan seperti Haul Mbah Abdul Hamid dan sosialisasi program-program pemerintah melalui Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).

​Secara singkat, Nawawi Ahmad adalah tokoh kunci dalam koordinasi pembangunan dan penyampaian aspirasi warga di Kelurahan Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya.

Sebelum catatan dari AI ini diturunkan oleh InfoMedokanAyu, Nawawi Ahmad lebih dulu membacanya dan komentar, "Catatan ini dari mana? Kok ngerti semua?", katanya.

Catatan InfoMedokanAyu, bahwa disimpulkan tidak ditemukan warna kelam atas rekam jejak digital sosok yang beralamatkan di Wonoayu 127 A, Medokan Ayu.

(InfoMedokanAyu)

Senin, 05 Januari 2026

Dengar Kabar Panen Hidroponik di RT 01 RW 12 Medayu Utara, Saksikan Sebuah Tekad Berbuah

Foto dari kiri. Warga Peduli Hidroponik Ny. Sri Endiyah, Ketua RT 01 RW 12 Medayu Utara Ny. Zulaikah dan Pelanggan Baru Priono Subardan

MEMBACA kabar melalui chat WhatsApp (WA), Sayur Hidroponik di RT01 RW 12 Medayu Utara - Medokan Ayu Panen, langsung tergiur ingin mendatangi sekaligus membeli. Itu hari Minggu, 4 Januari 2025.

Pagi itu pikiranpun melayang kehijauan, yang segar, dan hasil tetangga Sendiri. Ini  magisnya Panen Hidroponik.

Panen adalah bukti nyata. Ketekunan akhirnya berbuah sayuran. Sebuah kesuksesan yang bisa dimakan dan menyehatkan.

Info dari Ketua RT 01 RW 12 Medayu Utara kepada calon pelanggan Priono Subardan.

"Sawi siap panen, Pak. Bisa ambil sendiri," begitu isi chat pada Sabtu, 3 Januari, dari seorang pemerhati tanaman sekaligus Ketua RT 01 RW 12 Medayu Utara, Medokan Ayu kepada Admin InfoMedokanAyu.

Kabar itu begitu membanggakan. Panen hijauan di tengah kota. Mimpi yang menjadi nyata.

Hasilnya lebih dari sekadar sayur. Inilah saatnya memetik manfaat hidroponik.

Bukti bahwa di lahan terbatas pun, hijauan segar bisa didapatkan, tak jauh dari rumah.

PENTING BAGI KITA
Sayuran sangat penting bagi manusia. Ia mengandung nutrisi penting yang tak sepenuhnya bisa digantikan oleh makanan lain.

Kebun hidroponik di RT 01 RW 12 itu memanen tiga jenis sayur: PakCoy, Caisim, dan Samhong (yang juga populer pula disebut Selada Romaine).

Manfaat yang diberikan ketiga jenis sayur ini sungguh luar biasa, memberikan dampak positif bagi kesehatan, bermula dari akar putih yang menghasilkan helaian hijau segar itu.
· PakCoy adalah sayuran yang sangat sehat dan baik untuk hampir semua orang.

  · Untuk detail manfaatnya, silakan klik: [Manfaat Pakcoy].

· Caisim adalah sayuran serbaguna dan bergizi, baik untuk penderita hipertensi, diabetes, masalah tulang, anemia, dan yang ingin menjaga berat badan.

  · Untuk detail manfaatnya, silakan klik: [Manfaat Caisim].

· Selada Romaine (Samhong) adalah superfood untuk kesehatan jantung, mata, tulang, dan kehamilan, serta cocok untuk diet rendah kalori dan diabetes.

  · Untuk detail manfaatnya, silakan klik: [Manfaat Selada Romaine atau Samhong].

SAYURAN BUKAN PELENGKAP
Sayuran bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi kesehatan yang menyediakan nutrisi esensial untuk fungsi optimal tubuh dan pencegahan penyakit.

Daya pikat ketiga sayur itu tak terelakkan. Maka, pada Minggu, 4 Januari itu, sambil menyimak cerita tentang perintisan gerakan hidroponik dari Bu Zulaikah, Priono Subardan pun memetik ketiga jenis sayur tersebut.

Sensasi kenikmatan pun ditemukan. Setelah sampai di rumah, diolah, dan disantap, sayur-sayuran itu memberikan kepuasan tersendiri. 

"Itu saya santap tanpa bertemankan nasi", katanya guyon. Sosok ini memang penyuka sayur dan buah.

Apa tidak suka nasi? "Nasi itu juga nikmat. Maka agar nikmatnya lebih terasa, tidak saya jumpai tiap hari. Yang pasti bila kondangan sering bertemu", katanya tertawa.

Untuk beberapa hari ke depan, dipastikan menu makan akan diwarnai oleh Pakcoy, Caisim, dan Selada Romaine yang segar.

(InfoMedokanAyu)

Minggu, 04 Januari 2026

Musyawarah Warga RW 13 Medokan Ayu: Wujudkan Komunitas yang Solid di 2026

RW 13 Medayu Utara - Medokan Ayu Musyawarah bersama warga memasuki 2026. Foto dari kiri ke kanan: Ketua RT 03 Anang, Wakil Ketua Seksi Pemuda dan Olahraga RW 13 Panca, Ketua RW 13 Khoirul Chuluk, dan Bendahara RW 13 Agung Kurnianto. Foto oleh Warga RW 13.






GUNA mempererat kebersamaan dan silaturahmi, RW 13 Medayu Utara-Medokan Ayu menggelar Musyawarah Warga di awal tahun 2026, di Balai RW pada Sabtu, 3 Januari 2026.

Kegiatan itu merupakan wujud dari semangat gotong royong yang selama ini mengakar di lingkungan tersebut.


Pada acara itu, melalui undangan yang tandatangani Sekretaris RW Syahrul S. dan Ketua RW 13 Khoirul Chuluk menghadirkan seluruh ketua RT, para pengurus RW 13, para anggota KSH, dan Ketua PKK RW 13 beserta jajarannya.

Adapun yang menjadi pokok bahasan pada musyawarah ini antara lain : Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) selama 2025, dan Program kerja 2026.


Dalam pada itu, dibahas pula kegiatan Agustusan (perayaaan kemerdekaan RI) yang tahun 2026, ditangani oleh RW. Sebelumnya menjadi beban RT. 

Disamping itu, melalui musyawarah ini digali pula kesepakatan semua RT, dari RT 01-06. Ini terkait subsidi anggaran untuk program kerja KSH (Posga, Lansia,Jumantik).


Pokok bahasan keamanan wilayah, yang tak kelah pentingnya menjadi topik terakhir. Disini mengejar kondisinya harus lebih baik dari 2025. 

VISIONER
Upaya RW 13 Medayu Utara - Medokan Ayu ini, tentu memiliki makna strategis, partisipatif, dan visioner. 


Kegiatan ini juga sebagai investasi sosial untuk membangun ketahanan dan keharmonisan komunitas dengan cara melibatkan seluruh warga sejak dari tahap perencanaan. 

Dengan fokus pada "memperkuat tali silaturahmi", program ini menempatkan manusia dan hubungan sosial sebagai inti dari pembangunan lingkungan.


Hal itu pada akhirnya diharapkan mendukung keberhasilan berbagai aspek kehidupan bermasyarakat lainnya di 2026, yang mulai berlangsung.

MAKNA TUJUAN
Upaya ini memberikan makna adanya kesadaran kolektif dan komitmen proaktif dari warga serta pengurus RW untuk tidak hanya menjalankan program rutin, tetapi secara khusus merancang masa depan (2026) yang lebih baik dengan fondasi sosial yang kuat. 


Musyawarah ini menjadi penanda awal yang partisipatif dan inklusif untuk menyusun agenda bersama.

MAKNA PROSES
Musyawarah itu satu bukti, pengambilan keputusan dilakukan secara bersama, mengutamakan mufakat dan mendengarkan aspirasi dari berbagai unsur warga.


Dengan terlibat dalam musyawarah, diharapkan setiap peserta merasa memiliki program yang dihasilkan. Dengan demikian sebagai konsekuensi logis mendorong tanggung jawab bersama dalam pelaksanaannya.

Forum ini juga menjadi sarana untuk mendiagnosis kebutuhan riil warga terkait pemeliharaan silaturahmi, baik secara sosial, budaya, maupun spiritual.

SILAHTURAHMI
Sebagaimana riil kini telahbberada di era individualistik. Upaya ini bertujuan mengikat warga dalam relasi yang erat, mengurangi rasa keterasingan, dan menciptakan rasa aman dalam komunitas.


Silaturahmi yang kuat adalah modal dasar untuk gotong royong, penyelesaian masalah bersama, dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Hubungan sosial yang harmonis akan mempermudah pelaksanaan program RW lainnya, seperti keamanan, kebersihan, kesehatan, dan kesejahteraan ekonomi warga.

TAHUN 2026
Tak dapat disangkal.  Gelaran RW 13 Medayu Utara ini bukan program reaktif, tetapi rencana strategis yang melihat ke depan.

Tahun 2026 menjadi batasan waktu yang memberi arah dan target pencapaian.

Upaya ini berpotensi menjadi tradisi tahunan dalam perencanaan komunitas.

Awal tahun atau akhir tahun selalu diisi dengan musyawarah perencanaan.

KELUARGA BESAR
Kegiatan ini mempertegas, RW bukan sekadar wilayah administrasi, tetapi sebuah "keluarga besar" yang perlu terus dijaga kehangatannya.

Inisiatif dari pengurus RW mencerminkan pola kepemimpinan yang mengedepankan pelayanan dan penguatan sosial, bukan hanya administratif.

(InfoMedokanAyu)

Minggu, 28 Desember 2025

Kerja Bakti Pos Kamling RT01, Kuatkan Identitas Kampung Hidroponik RW12 di Akhir Tahun 2025

Pos Kampung Merah Putih RT01 RW12 yang menyatu dengan lahan Hidroponik kini ber keramik. Foto oleh warga RT 01 RW 12 Medayu Utara


PADA PENGHUJUNG 2025, semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan hidup kembali menjadi energi positif bagi warga RW 12 Medayu Utara - Medokan Ayu.

Kali ini, warga RT 01 RW 12 Medayu Utara yang dikomandani oleh Ny. Zulaikah bersinergi dalam sebuah kegiatan kerja bakti yang tidak biasa. 

Fokus kegiatan itu sekilas sederhana. Mempercantik dan meningkatkan fungsi Pos Kamling, sebuah ruang publik strategis, melalui pemasangan keramik yang estetis dan tahan lama.

Kegiatan ini bukan sekadar soal memperindah bangunan. Lebih dari itu, sebagai gerakan nyata pelestarian lingkungan yang berdampak ganda.

Penggunaan material yang mudah dibersihkan dan ramah perawatan seperti keramik menjadikannya lebih baik dibandingkan sebelumnya lantai semen yang sederhana.

Kini berkeramik. Foto oleh warga RT 01 RW 12 Medayu Utara

Peningkatan kualitas fisik Pos Kamling juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif warga untuk terus menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan sekitarnya.

Kerja bakti ini menjadi simbol konkret bahwa upaya menata lingkungan dimulai dari ruang terkecil dan terdekat. 

Pos Kamling yang cantik dan terawat tidak hanya akan menjadi kebanggaan bersama, tetapi juga titik kumpul yang lebih nyaman untuk membincangkan isu-isu lingkungan di tingkat RT/RW.

Melalui informasi ini, dapat dilihat semangat kolaborasi warga, dalam proses kreatif pemasangan keramik.

EKPLORASI
Menarik pula disini InfoMedokanAyu  mengeksplorasi nilai-nilai keberlanjutan dan pemberdayaan komunitas yang tertanam dalam aksi nyata.


Kegiatan juga menginspirasi untuk menyambut tahun baru dengan komitmen lingkungan yang lebih kuat.

Kegiatan kerja bakti mempercantik dan memasang keramik di pos kamling di akhir tahun bukan sekadar renovasi fisik. 

Kegiatan ini bermakna filosofis yang dalam, terutama sebagai perwujudan nilai gotong royong, simbol kebersamaan, dan bentuk refleksi akhir tahun untuk menyambut awal yang baru.

POS KAMLING SEBAGAI SIMBOL
Pos Kamling (Pos Keamanan Lingkungan) adalah tempat untuk menjaga keamanan dan ketertiban. 

Lebih dari itu, pos ini berfungsi sebagai pusat interaksi sosial antarwarga.
Di antaranya membangun rasa peduli dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.

PERCANTIK POS KAMLING
Kerja bakti adalah bentuk gotong royong yang sudah ada sejak lama di Indonesia untuk kepentingan bersama tanpa pamrih.

Kegiatan ini memupuk rasa kebersamaan, sikap saling peduli, dan tolong menolong di antara warga.

KEBANGGAAN KOLEKTIF
Membersihkan dan memasang keramik baru adalah tindakan nyata merawat aset milik bersama, bukan hanya memperindah fisik bangunan.

Lantai keramik yang bersih dan terawat mencerminkan kebersihan, kenyamanan, dan harga diri suatu komunitas. 

Dengan merawat pos kamling, warga secara tidak langsung juga "mempercantik" citra lingkungan, yang telah melekat sebagai kampung hidroponik.

AKHIR 2025 & AWAL 2026
Aktivitas bersih-bersih dan perbaikan di penghujung tahun bisa dimaknai sebagai ritual penyucian dan pelepasan hal-hal usang.

Menata dan memperindah pos kamling adalah ikhtiar bersama untuk menciptakan landasan yang lebih baik, aman, dan harmonis di tahun mendatang.

Pelaksanaan diakhir tahun juga menjadi momen tepat untuk mengumpulkan warga, menguatkan hubungan, dan menutup tahun dengan pencapaian positif bersama.

Saat warga berkumpul, yang kini sudah dilengkapi tenda, kegiatan bisa berkembang menjadi forum informal untuk mengevaluasi keamanan lingkungan di tahun ini dan menyusun strategi untuk tahun depan.

Kegiatan ini jauh lebih dalam dari sekadar pekerjaan fisik. Ini adalah praktik hidup berkomunitas yang menjaga keamanan, mempererat tali silaturahmi, dan bersama-sama menatap masa depan dengan penuh harapan.

(InfoMedokanAyu)