![]() |
| Safii dan motor yang diperbaiki. Siang itu bertengger 9 motor, plus 1 motor roda tiga milik RW02 Medokan Kampung - Medokan Ayu. |
![]() |
| Angkutan serba guna. Motor roda tiga inventaris RW02 Medokan Kampung "kesehatan" nya terjaga oleh Safii. |
Merajut Info Potensi Kawasan Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya. (hosting & server Google)
![]() |
| Safii dan motor yang diperbaiki. Siang itu bertengger 9 motor, plus 1 motor roda tiga milik RW02 Medokan Kampung - Medokan Ayu. |
![]() |
| Angkutan serba guna. Motor roda tiga inventaris RW02 Medokan Kampung "kesehatan" nya terjaga oleh Safii. |
InfoMedokanAyu - Halo Bapak/Ibu Warga Medokan Ayu yang budiman! 👋
Punya usaha kecil-kecilan di rumah atau punya keahlian yang bisa ditawarkan ke tetangga?
⚙️ Mekanik (Servis Motor/Mobil/AC/Kulkas)?
🧽 Jasa Cuci Motor/Mobil?
👨🏭 Tukang Las/Bekled (Kanopi/Teralis)?
🛍️ Atau usaha rumahan apa saja yang dibutuhkan warga sehari-hari?
📢 KAMI BANTU PROMOSIKAN *GRATIS* !
Tim Weblog Info Medokan Ayu siap meliput dan mempublikasikan usaha Bapak/Ibu agar makin dikenal oleh tetangga di sekitar lingkungan kita.
Gratis, tanpa dipungut biaya!
Cara Daftarnya Gampang Banget:
Dengan format:
1️⃣ Nama Usaha:
2️⃣ Jenis Layanan/Jasa:
3️⃣ Alamat Lengkap/Titik Lokasi:
4️⃣ Jam Buka & Nomor Telepon (jika ada):
Mari kita hidupkan ekonomi lingkungan kita sendiri! 🤝
"Kenali tetangga kita, gunakan jasa tetangga kita."
![]() |
| Widianingsih |
Merangsang Pertumbuhan & Nafsu Makan – Sentuhan pijat merangsang hormon pertumbuhan dan sistem pencernaan, yang dapat meningkatkan nafsu makan serta membantu optimalisasi berat dan tinggi badan.
Menunjang Perkembangan Motorik – Rangsangan pada saraf dan otot membantu melatih refleks dan koordinasi gerak, mendukung kemampuan motorik kasar seperti berjalan.
Mengurangi Stres & Cemas – Sentuhan lembut menenangkan sistem saraf, menurunkan hormon stres (kortisol), dan membuat balita lebih rileks, terutama saat rewel atau cemas.
Pijat sebagai Media Internalisasi Nilai Agama
![]() |
| Berlesehan. Lurah Medokan Ayu Zainul Abidin, S.Sos., (kanan), didampingi Kasie Kesra Muhammad Arsadhani, S. Kep. M.M. (tengah) dan Ketua RW10 Okky Widya Prananta menyatu bersama warga berlesehan. |
![]() |
| Panitia |
![]() |
| Sebagian warga RT04 RW08 Medokan Asri Utata menjenguk Ny. Rahman di RS Gotong Royong. Masuk ICU Rabu, dan Kamis sudah pindah ke ruang Perawatan |
![]() |
| Ny. Lia Puspa Dewi (paling kiri), Bapak Rachman (paling kanan), sang putri yang turut mendampingi jaga di RS. |
---
Perbaikan yang dilakukan:
· Penyusunan ulang alur berita agar lebih runtut.
· Perbaikan tanda baca, huruf kapital, dan ejaan (misal: PK. 16.00 WIB menjadi pukul 16.00 WIB).
· Penambahan transisi agar antarkalimat tidak terputus.
· Penghalusan kalimat seperti pada pernyataan Bapak Heru agar lebih jelas konteksnya.
· Konsistensi penyebutan nama (Ny. Rahman – Bu Lies).
Kecuali kamu masih muda—apalagi anak magang yang gajinya cuma cukup buat beli topi—rambut putihmu bukan karena matahari. Itu karena stres lihat gaji UMR yang gak pernah naik, ditambah deadline kerja kayak zombie yang gak mati-mati.
Dulu: Sibuk pakai sunscreen SPF 50 biar gak item kayak abis gosipin tetangga seharian di depan rumah.
![]() |
| Sosok Malik (tengah) warga RW12, yang sempat viral. Lupa arah jalan pulang, namun tak pernah lupa tentang topi favorit nya. |
Sekarang: Zona bahaya bergeser! Sinar matahari kayak dapat update fitur terbaru: dari Sunburn Mode menjadi Premature Gray Hair Mode.
![]() |
| Uji Siswanto salah satu staf kelurahan yang kian percaya diri bila bertopi. |
---
Kesimpulan ala kadarnya:
Jangan salahkan matahari. Salahkan gaya hidup, stres, dan gaji magang. Tapi kalau ubanmu sudah muncul di usia 25 tahun, selamat—kamu resmi jadi lansia kehormatan. Beli topi sekarang juga.
| Dengan kolam berpengaman kawat ayam, si kecil pun saban hari bisa bertemu ikan hiasnya dan memberikan makan sang ikan. |
InfoMedokanAyu - Kolam hias, kolam dekoratif, atau water feature—seperti kolam taman yang dilengkapi air mancur—di kawasan Medokan Ayu ternyata kini membutuhkan perlindungan ekstra. Pasalnya, keindahan kolam tersebut kerap terganggu oleh predator alami: bangau. Tanpa pengaman, ikan-ikan hias di dalamnya berisiko habis disantap burung pemakan ikan ini.
![]() |
| Kawat pengaman lebih tampak |
Tingkat Resiko: Sangat Tinggi
Catatan: Sering keluar rumah, kontak dengan tanah/rumput.
Tingkat Resiko: Sangat Tinggi
Catatan: Sama seperti anjing, plus bisa membawa kutu masuk rumah.
Tingkat Resiko: Sedang
Catatan: Risiko tetap ada jika kutu terbawa lewat sepatu/pakaian penghuni rumah.
Tingkat Resiko: Rendah–Sedang
Catatan: Jika kandang bersih dan tidak kontak langsung dengan luar ruangan, risikonya lebih kecil. Tapi tetap bisa terkena kutu dari jerami/rebon kotor.
Tingkat Resiko: Rendah
Catatan: Kutu mamaria jarang menyerang burung, tapi ada jenis tungau khusus burung yang juga meningkat di cuaca panas.
![]() |
| Bersama ibu RW08 Ny. Latifah Ariebowo (paling depan). |
![]() |
| Versi beda |
![]() |
| Siap menikmati hidangan sesuai diidamkan. |
![]() |
| Ketua RW08 Dodik Widodo, selalu menyemangati. |