InfoMedokanAyu – Keberadaan nelayan di Medokan Ayu terbukti memberikan kemanfaatan yang signifikan. Hal ini ditandai dengan hadirnya berbagai bentuk bantuan dari pemerintah dan masyarakat peduli yang terus mengalir untuk mendukung aktivitas mereka.
Atas semua dukungan yang tak pernah putus ini, para nelayan Medokan Ayu menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.
Kemanfaatan tersebut dapat ditelusuri dalam artikel berjudul "Dukung Nelayan Medokan Ayu, Rawat Sungai Kebon Agung – Antisipasi Banjir Surabaya Selatan."
Sumardi, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan "Sumber Rejeki" Medokan Ayu, memaparkan ragam bantuan yang telah diterima kelompoknya sejak ia menjabat pada tahun 2018.
Dengan penuh rasa syukur, ia mengenang setiap bantuan yang datang silih berganti.
Bantuan tersebut meliputi 3 unit perahu beserta alat tangkapnya, 13 unit mesin motor tempel berukuran 6,5 PK, 2 unit mesin motor tempel 13 PK, 2 unit pompa air merek Alkon, 9 as balik-baling perahu, serta 2 unit freezer box.
Bantuan-bantuan yang tidak bernilai pokok juga banyak, seperti Paranet untuk atap perahu, ada juga yang memberikan sumbangan lampu baterai. "Ragamnya banyak", tuturnya.
Selain itu, nelayan juga pernah menerima bantuan terkait usaha sampingan, di kala paceklik. Antara budidaya kepiting berupa apartemen kepiting dengan 25 rak, 20 ekor ayam petelur beserta kandangnya, kolam lele dan pakannya, bibit bandeng berikut pakannya, dan 11 ekor kambing.
"Bantuan-bantuan itu diterima pada masa pemerintahan sebelum Pak Prabowo," ujar Sumardi.
Meski demikian, ia tetap menyampaikan terima kasih yang tulus atas semua perhatian yang telah diberikan, karena bantuan-bantuan tersebut hingga kini masih dirasakan manfaatnya.
![]() |
| Tambatan perahu yang belum berpaving |
CAMAT RUNGKUT
Tidak hanya dari pemerintah pusat, dukungan juga datang dari pemerintah kota.
Setahun yang lalu, Camat Rungkut, Surabaya, Maskur, S.H., M.H., memberikan perhatian khusus setelah mengunjungi kampung nelayan tersebut.
Atas kepeduliannya ini, para nelayan mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam.
"Bantuan itu diberikan setelah Pak Camat melihat kondisi bibir sungai tempat tambatan perahu yang memprihatinkan saat hujan," kenang Sumardi.
Terima kasih, Pak Camat, atas respons cepat dan nyata yang telah mengubah wajah tambatan perahu kami.
Sejak kunjungan itu, sebanyak 70 meter bibir sungai telah dipavingisasi oleh Camat Rungkut.
Kini nelayan merenungi keinginan untuk memperpanjang pavingisasi 100 meter, menyambung yang telah dipasang oleh Camat Rungkut.
Riilnya, tambatan perahu sisi timur, pinggir sungai belum berpaving.
![]() |
| Tempat ibadah sudah tersedia disana |
Sarana Ibadah Musholla sejak 2023 sudah tersedia. Atas bantuan Tokoh di Medokan Ayu, Arif Fathoni, para nelayan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga.
Sementara perlengkapan tempat wudhu dan tandon air dibantu oleh Walikota Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T.,setelah berkunjung melihat dari dekat kondisi kampung nelayan.
Terima kasih, Pak Walikota, atas perhatian dan bantuan yang sangat berarti bagi kami.
Sementara "Gubug istirahat" para nelayan yang hendak atau usai melaut telah disediakan Pemkot melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), masa kepala dinas Erna Purnawati yang dibangun di awal pandemi Covid 2020.
Disebut "gubug" bertolah kondisi bangunan yang semi permanen dan besar sekali manfaatnya.
"Terima kasih atas fasilitas yang membuat kami dapat beristirahat dengan layak", kata ketua dan wakil ketua KUB Nelayan "Sumber Rejeki" Sumarlin dan Titok Warsito.
Di sana pada 2023 juga telah tersedia lokasi ngobrol dengan aneka makanan dan minuman yang diusahakan oleh seorang anggota nelayan, Sunyoto.
Kehadiran tempat ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terus hidup di Medokan Ayu.
Kini nelayan juga mengajukan pengadaan perahu bot dan pos pantau — selengkapnya klik "Nelayan Medokan Ayu Inisiatif Sendiri: Minta Pos Pantau dan Perahu Patroli ke Dirpolairud Polda Jatim".
Langkah itu tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga meningkatkan keamanan dan kenyamanan para nelayan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Semua ini adalah buah dari dukungan yang terus mengalir — dan untuk itu, para nelayan Medokan Ayu mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini.
Semoga kebaikan yang telah diberikan mendapatkan balasan yang berlipat ganda.


