SUASANA hangat penuh kebersamaan terasa di halaman Masjid Al-Aziz RW07 Medokan Asri Tengah-Medokan Ayu, saat acara Halalbihalal digelar pada Sabtu malam (11/4/2026).
Dalam acara di kawasan yang dikenal pula dengan sebutan MA2 ini, tak sekadar ajang silaturahmi, kegiatan ini menjadi media pemersatu warga RW07 keseluruhan untuk saling memaafkan sekaligus merayakan kebersamaan dengan penuh sukacita.
![]() |
| Pembina Ta'mir Masjid Al-Azis Djoko Dewantoro |
Acara yang berlangsung sejak pukul 19.30 WIB tersebut dihadiri oleh Ketua RW.07, para Ketua RT (RT.01, RT.02, RT.03), tokoh masyarakat, serta seluruh warga RW.07.
Antusiasme warga tampak sangat tinggi, terlihat dari tempat duduk yang terisi penuh sejak awal acara.
Yang membuat istimewa, panitia menyajikan menu spesial ala Timur Tengah, yakni Nasi Mandi dengan lauk daging kambing oven dan ayam goreng.
Beragam hidangan tersebut seolah memanjakan lidah warga dan menambah kemeriahan acara.
![]() |
| Ketua Ta'mir Masjid Al-Azis H. Mochtar |
Kombinasi antara tradisi maaf-memaafkan dan sajian istimewa ini mencerminkan hangatnya hubungan sosial serta tradisi yang sarat nilai kekeluargaan.
Dalam suasana kebersamaan tersebut, setidaknya terdapat dua dimensi makna yang bisa dipetik:
![]() |
| Hadirin |
Dimensi Sosial & Keagamaan
Halalbihalal merupakan tradisi khas Indonesia, terutama pasca-Ramadan dan Idulfitri, yang bertujuan untuk saling memaafkan dan membersihkan hati dari kesalahan, dendam, atau perselisihan.
Di Masjid Al-Aziz RW07, makna ini diwujudkan dengan berkumpulnya seluruh elemen warga—dari ketua lingkungan hingga tokoh masyarakat—guna mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan, serta memperkuat ikatan sosial.
![]() |
| Seksi sibuk menyiapkan hidangan |
Dimensi Kebersamaan & Kegembiraan
Acara ini juga sarat dengan makna syukur dan keakraban. Hal ini diperkuat oleh dua hal utama:
· Hidangan spesial Timur Tengah (Nasi Mandi, daging kambing oven, ayam goreng) menunjukkan bahwa panitia dan warga menghargai kebersamaan dengan menyajikan yang terbaik, menciptakan rasa kemewahan sederhana yang membahagiakan.
· Antusiasme warga yang memenuhi tempat duduk menandakan bahwa halalbihalal bukan sekadar ritual, melainkan momen yang dinanti untuk melepas kerinduan, berbagi kebahagiaan, dan memperkuat solidaritas warga.
Dengan suksesnya acara ini, diharapkan semangat saling memaafkan dan kebersamaan terus terjaga di lingkungan RW07 sepanjang tahun. (red)
-




