Selasa, 29 September 2026

Waspada! 'Ain versi Islam: Pandangan Hasad Bisa Membahayakan, Bahkan Lewat Foto dan Khayalan

Ilustrasi

InfoMedokanAyu — Dalam ajaran Islam, terdapat satu bahaya gaib yang sering kali diabaikan, padahal dampaknya bisa sangat nyata: 'Ain, yaitu pengaruh pandangan hasad (dengki) dari seseorang yang dengki, yang dapat membahayakan orang yang dipandang.

Hal itu dibenarkan oleh Ustadz Syamsudin, S.Ag, keluarga pendiri Masjid Imaduddin, tempat ibadah tertua di Medokan Ayu, yang berlokasi di Medokan Kampung RW02.

Maka, adalah wajib setiap individu membekali diri sebagai perlindungan. 

Perlindungan terbaik adalah mendekatkan diri kepada Allah dengan tawakkal pada-Nya, serta selalu merutinkan dzikir setiap hari agar diri dan anak-anak kita selamat dari orang yang hasad.

Hanya kepada Allah tempat berlindung, sebagaimana disebutkan dalam surat Al-Falaq, berlindung dari kejelekan orang yang hasad ketika ia hasad.

Perbanyak dzikir dan tawakkal. Perlindungan terbaik hanya datang dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Jatuh Sakit tanpa Sebab
Bahaya ini tidak main-main. Misalnya, seorang anak kecil yang dipandang dengan penuh kedengkian bisa tiba-tiba jatuh sakit atau terus-menerus menangis tanpa sebab yang jelas.

Namun, tahukah bahwa 'Ain tidak hanya terjadi melalui penglihatan langsung? Hasad ternyata bisa menular melalui gambar, foto, bahkan sekadar khayalan.


Ibnul Qoyyim rahimahullah dalam kitab Zaadul Ma'ad (4: 153) menjelaskan:

"'Ain bukan hanya lewat jalan melihat. Bahkan orang buta sekali pun bisa membayangkan sesuatu lalu ia bisa memberikan pengaruh 'ain meskipun ia tidak melihat. Banyak kasus yang terjadi yang menunjukkan bahwa 'ain bisa menimpa seseorang hanya lewat khayalan tanpa melihat."

Penjelasan ini diperkuat oleh Syaikh Sholih Al Munajjid hafizhohullah yang menegaskan:

"Dari sini terlihat bahwa 'ain bisa ditimbulkan dengan melihat pada gambar seseorang secara langsung atau melihatnya di TV. Bahkan bisa hanya dengan mendengar, lalu dikhayalkan dan terkenalah 'ain. Kita memohon pada Allah keselamatan." (Fatwa Al Islam Sual wal Jawab no. 122272)

Sumber topik: bbg-alilmu.com