Bergerak Mandiri demi Keselamatan Perairan
InfoMedokanAyu — Nelayan Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya, yang tergabung dalam KUB Nelayan Sumber Rezeki dan KUB Nelayan Karang Pinggiran, secara mandiri mengajukan permohonan bantuan Pos Pantau dan perahu bot operasional/patroli kepada Dirpolairud Polda Jatim pada 22 September 2026.
Permohonan dan Pengesahan
Permohonan bernomor 09/KUB/SR/IX/2026 itu ditandatangani Sumardi, Ketua KUB (Kelompok Usaha Bersama) Nelayan Sumber Rezeki, Medokan Ayu.
Surat tersebut diketahui Ketua RW 01 Medokan Ayu, Supangin, dan Mariyono, Ketua RT 12 RW 01, yang menjadi lokasi Kampung Nelayan.
Pengajuan itu diperkuat Zainul Abidin, S.Sos., Lurah Medokan Ayu, yang turut membubuhkan tanda tangan atas upaya warganya.
Langkah ini murni inisiatif kelompok nelayan.
![]() |
| Pujiono - Sekretaris KUB Nelayan Medokan Ayu "Sumber Rejeki" |
Tujuan dan Urgensi
Permohonan bertujuan meningkatkan keamanan, ketertiban, keselamatan, serta pemantauan aktivitas masyarakat di wilayah perairan Kota Surabaya, khususnya perairan sungai dan laut kawasan Medokan Ayu, Rungkut.
Pengajuan ini sekaligus mendukung operasional UP Polairud Surabaya.
Wilayah perairan Surabaya memiliki aktivitas masyarakat dan pelayaran cukup tinggi.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, diperlukan sarana pemantauan dan patroli yang memadai.
Keberadaan perahu operasional diharapkan menunjang patroli perairan, pemantauan aktivitas masyarakat, penanganan kejadian darurat, serta pencarian dan pertolongan jika terjadi kecelakaan di wilayah perairan.
Sementara pos pantau diperlukan sebagai tempat pemantauan keamanan dan keselamatan perairan, pusat koordinasi petugas di lapangan, serta sarana pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat pesisir.
![]() |
| Sekretariat dan Kampung Nelayan. Tambatan perahu berada di sebrangnya. |
Rincian Bantuan yang Dimohonkan
Adapun bantuan yang dimohonkan meliputi:
(1) satu unit pos pantau beserta sarana pendukungnya;
(2) satu unit perahu bot operasional/patroli perairan, lengkap dengan perlengkapan keselamatan dan perlengkapan pendukung operasional;
(3) perlengkapan komunikasi dan keselamatan untuk menunjang operasional; dan
(4) sarana pendukung lain sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran.
Bantuan itu diharapkan meningkatkan efektivitas patroli dan pemantauan wilayah perairan Medokan Ayu, mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, serta mempercepat respons terhadap kejadian yang membutuhkan penanganan.
Kisah Musibah Nelayan
Sumardi menceritakan, salah satu anggota nelayan pernah mengalami musibah. Perahunya terbalik saat hujan lebat dan berada di laut. Ketika memasang perangkap kepiting bubu naga, hujan lebat mendadak turun disertai angin kencang.
“Perahu kecil itu diterpa angin dan ombak hingga terbalik. Korban tidak panik. Ia sempat menyelam untuk mengambil ponsel di perahu yang terbalik,” kata Sumardi.
“Kebetulan ponsel dimasukkan ke dalam timba plastik yang tertutup rapat. Ponsel itu diambil, lalu ia mengirim pesan minta bantuan,” imbuhnya.
Dengan perahu lebih besar, teman-temannya datang dan berhasil mengevakuasi korban. Namun, perahu tak tertolong, hanyut dan hilang.
![]() |
| Mochammad Arifin - Ketua KUB Nelayan Medokan Ayu "Karang Pinggiran) |
Keputusan Bersama dan Perkembangan KUB
Pengajuan ini merupakan keputusan bersama para nelayan, baik yang tergabung dalam KUB Nelayan Sumber Rezeki maupun KUB Nelayan Karang Pinggiran.
KUB Nelayan Sumber Rezeki sudah berbadan hukum dan menaungi maksimal 25 nelayan sesuai ketentuan batas jumlah anggota.
Realitasnya, jumlah anggota terus bertambah. Kini ada anggota baru dan sudah ada 13 nelayan yang memiliki perahu.
Karena itu, dibuatkan wadah lain, yakni KUB Karang Pinggiran, yang saat ini masih dalam proses pengurusan badan hukum.
KUB Nelayan Karang Pinggiran diketuai Mochammad Arifin, 41 tahun, dengan mayoritas anggota berusia muda, di bawah 40 tahun.
Harapan
Inisiatif ini menegaskan kelompok nelayan terus bergerak mandiri demi keselamatan dan kesejahteraan warga pesisir.
Para nelayan berharap permohonan ini mendapat respons positif dari Dirpolairud Polda Jatim serta dukungan lintas lembaga, agar kebutuhan sarana pemantauan dan patroli perairan di Medokan Ayu dapat segera terwujud. (Red)
Terkait link Nelayan:



