Selasa, 05 Mei 2026

Menjaga Nyaman Bersama di Medokan Ayu: Masalah Pintu dan Anjing Lepas Bebas, Solusi Sederhana dari Kita


InfoMedokanAyu - Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya – lingkungan yang hangat, mayoritas muslim, dan penuh kebersamaan. Tapi akhir-akhir ini, ada dua kebiasaan kecil yang tanpa sadar mulai mengganggu kenyamanan warga: pintu yang sering dibiarkan terbuka dan anjing peliharaan lalu lepas bebas di jalanan.

Itu terjadi di salah satu kawasan Medokan Ayu, yang lalu warga mengabari penulis, yang juga aktif di InfoMedokanAyu.

Kaget juga. Hal itu tentu erat kaitannya dengan tulisan-tulisan dibuatnya di Medsos seperti yang berjudul Wajib Tahu! Risiko dan Aturan Hukum Membiarkan Anjing Tanpa Tali di Jalanan: Dari Perda hingga KUHP "



Bukan maksud mencari kesalahan, mari kita lihat sebagai pengingat bersama. Karena nyaman itu bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk semua tetangga di sekitar.

Lupa Menutup Pintu, Bisa Berdampak Besar
Mungkin kita berpikir, "Ah, hanya sebentar, tidak apa-apa." Tapi pintu yang terbuka – baik rumah maupun pagar – tanpa sadar bisa menimbulkan rasa kurang aman bagi warga lain. Apalagi jika ada anak kecil yang lewat, atau orang asing yang masuk tanpa diketahui.

Menutup pintu bukan hanya menjaga keselamatan rumah kita, tapi juga memberikan ketenangan bagi lingkungan. Tetangga jadi tidak waswas, dan rasa saling jaga pun tumbuh.

Anjing Lepas: Bukan Soal Benci, Tapi Soal Hak Rasa Nyaman
Kita sadar, tidak semua warga memelihara anjing. Tapi yang perlu kita pahami bersama: tidak semua warga juga nyaman dengan anjing yang berkeliaran bebas.

Ada yang punya pengalaman buruk masa kecil, ada yang benar-benar fobia karena tidak pernah akrab dengan anjing sejak kecil. Dan di lingkungan mayoritas muslim, secara kultural pula memang anjing tidak terbiasa dilepas di area publik.

Ini bukan masalah "suka atau tidak suka", melainkan masalah hak setiap warga untuk merasa aman di jalannya sendiri.

Ketika anjing lepas tanpa pengawasan, warga yang takut jadi enggan keluar rumah. Anak-anak jadi waswas bermain di halaman. Ibu-ibu yang mau ke warung jadi pilih memutar jalan.

Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Solusinya sederhana, dan sangat mungkin dilakukan bersama:
· Pastikan pintu dan pagar selalu tertutup – terutama jika di dalam rumah ada anjing peliharaan. Jangan menggantungkan pada "mudah-mudahan kabur".

· Jika memelihara anjing, jangan dilepas bebas di jalan. Gunakan tali atau kandang, dan pastikan pagar rumah tidak bisa diterobos anjing.

· Saling mengingatkan dengan cara yang baik. Bukan dengan protes keras, tapi tegur sapa yang santun: "Maaf, ya, Pintunya terbuka tadi, agak bikin kaget tetangga."

· Bagi yang takut, tidak perlu malu menyampaikan. Sampaikan ke RT/RW atau langsung ke pemilik dengan sopan. Komunikasi lebih baik daripada diam dan kesal sendiri.

Medokan Ayu untuk Semua
Kita semua ingin lingkungan yang adem, rukun, dan nyaman. Masalah pintu terbuka dan anjing lepas bukan hal besar jika kita mau sama-sama sadar.

Tidak perlu saling menyalahkan. Cukup perbaiki kebiasaan kecil, dan rasakan perubahannya.

Mari jaga lingkungan kita. Karena rumah yang nyaman dimulai dari tetangga yang saling peduli.

oleh Priono Subardan - warga Medokan Ayu

#Medokan Ayu
#Rungkut
#Surabaya
#Kenyamanan lingkungan
#Ketertiban umum
#Anjing peliharaan
#Keamanan lingkungan
#Hidup rukun
#Etika bertetangga
#Warga Muslim
#Medokan Ayu
#Kenyamanan bersama
#Anjing lepas
#Keamanan lingkungan
#Hidup rukun