Senin, 09 Februari 2026

Tetap Waspada, Telan Duri Bandeng Resiko Minimal

Ilustrasi. Duri bandeng menyangkut di mulut. 

RISIKO tanpa sengaja menelan duri bandeng yang sudah lembut umumnya minimal. Tubuh biasanya dapat mengatasinya dengan aman. Namun, tetap wajib waspada terhadap gejala tidak biasa, dan jika ragu, konsultasikan ke tenaga medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Catatan ini sengaja dimunculkan melengkapi info seputar bandeng, yang sebelumnya diturunkan dalam 6 tulisan.






Unggahan seputar "duri nyangkut di mulut" ini mengingat, warung" penjual penyetan mayoritas menyediakan bandeng goreng yang masih berduri. Juga bukan bandeng goreng presto.

Para penjual mengatakan, untuk penyetan pelanggan lebih senang bandeng yang original. Konon rasanya lebih nikmat.

Itu tentu pendapat subyektif. Bergantung selera. Nikmat masih diperoleh, meski melahapnya dibarengi berjuang, menyisihkan duri dengan ekstra hati-hati.

Lebih beresiko tanpa sengaja menelan duri selain duri bandeng. Lebih keras.

PERLU PERHATIAN
Menelan duri bandeng yang sudah lembut atau lunak umumnya memiliki risiko lebih rendah dibandingkan duri ikan yang keras dan tajam. 

Pun demikian, tetap ada beberapa kemungkinan risiko yang perlu diperhatikan. Antara lain :

1. Iritasi atau Lecet pada Saluran Cerna
   · Meski lembut, ujung duri tetap bisa menyebabkan goresan atau iritasi ringan pada tenggorokan, kerongkongan, lambung, atau usus, terutama jika ditelan tanpa dikunyah halus.

2. Sensasi Tidak Nyaman atau Tersangkut
   · Duri yang berukuran relatif besar bisa menyebabkan sensasi mengganjal di tenggorokan atau kerongkongan, meski sebenarnya sudah turun ke lambung. 

Hal ini sering disebabkan oleh psikologis atau iritasi lokal.

3. Gangguan Pencernaan (jarang)
   · Jika duri tidak tercerna sempurna, bisa menyebabkan ketidaknyamanan perut, mual, atau nyeri perut ringan.

4. Risiko pada Orang dengan Kondisi Khusus
   · Pada anak kecil, lansia, atau orang dengan gangguan menelan (disfagia), duri bisa berisiko lebih tinggi menyebabkan sumbatan atau luka.

Perlu Dilakukan Jika Tidak Sengaja Menelan Duri Bandeng Lembut:

1. Jangan Panik
   · Biasanya, duri lunak akan tercerna atau terbawa bersama makanan lain ke saluran cerna tanpa masalah.

2. Minum Air Putih atau Makan Penganan Lembut
   · Minum air atau makan pisang, nasi lembut, atau roti dapat membantu mendorong duri turun ke lambung.

3. Hindari Muntah Paksa
   · Jangan berusaha memuntahkan kembali karena bisa melukai tenggorokan.

4. Perhatikan Gejala Serius
   · Segera cari bantuan medis jika muncul gejala:
     · Nyeri hebat di dada atau perut.
     · Sulit menelan atau bernapas.
     · Demam, muntah darah, atau tinja berwarna hitam (tanda perdarahan saluran cerna).

PENCEGAHAN
· Selalu periksa dan pisahkan duri dengan hati-hati saat makan ikan bandeng, meski durinya sudah lunak.

· Kunyah makanan secara perlahan dan saksama.

Ingat! Tetap waspada terhadap gejala tidak biasa, dan jika ragu, konsultasikan ke tenaga medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

(InfoMedokanAyu)