Halaman Lain

Minggu, 01 Februari 2026

Paling Viral, Sengketa Tanah plus Aksi Pembokaran dengan Video ke Presiden Prabowo

Paling viral, Sengketa Tanah dengan video masuk pengaduan ke Presiden.

SECARA RIIL, persoalan tanah yang viral di Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya adalah sengketa kepemilikan/penggunaan lahan yang diklaim sebagai fasum jalan, yang memicu aksi pembongkaran sepihak dan kemudian viral melalui video pengaduan ke Presiden Prabowo Subianto.

Itu rekam jejak digital yang dilansir DeepSeek perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal Tiongkok terkait Sengketa tanah di Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya.

Data asal AI tersebut bisa juga salah. Maka, yang mengetahui mohon mengoreksi, demi kebenarannya. Data itu telah menyebar.


Persoalan tanah yang viral di Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya, adalah sengketa lahan yang melibatkan Permadi (pemilik SHM) dan Uswatun Khasanah, terkait status tanah yang diklaim sebagai akses jalan umum (fasum) namun didirikan rumah di atasnya.

Konflik ini memicu perhatian luas setelah video keluhan Uswatun tersebar di media sosial.

🔍 Apa yang Sebenarnya Terjadi?
1. Latar Belakang Sengketa

· Tanah di Jalan Tambak Medokan Ayu VI-C, RT 11/RW 02, seharusnya berfungsi sebagai jalan akses warga (fasum) berdasarkan peta kavling dan SHM yang dimiliki Permadi.

· Namun, di atas lahan tersebut berdiri rumah milik Uswatun Khasanah. Permadi menganggap rumah itu menghalangi akses menuju tanahnya dan warga lainnya.

2. Tindakan Sepihak dan Viral di Media Sosial
· Permadi melakukan pembongkaran sebagian rumah Uswatun dengan alasan “mengembalikan fungsi tanah sebagai fasum”.

· Uswatun kemudian mengunggah video yang berisi keluhan langsung kepada Presiden Prabowo, meminta keadilan atas perlakuan tersebut. 

Video inilah yang membuat kasus ini viral.

3. Respons Otoritas
· Wakil Wali Kota Surabaya, Ir. Armuji (Cak Ji), turun tangan untuk memediasi sengketa ini. 

Bahkan Armuji sempat marah-marah dan menegaskan bahwa masalah ini harus diselesaikan dengan data dan fakta.

· Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menegaskan bahwa tidak boleh ada warga yang main hakim sendiri dengan melakukan pembongkaran sepihak.

⚖️ Status Terkini
Berdasarkan pemberitaan terakhir (Oktober 2025), sengketa ini telah menemui titik terang setelah mediasi yang melibatkan pihak pemerintah setempat. 

Namun, sebelumnya sempat terjadi ketegangan karena perbedaan pandangan tentang status tanah dan izin bangunan.

Di antara kasus lain, paling banyak menyedot perhatian publik (terutama di media sosial) tetap adalah sengketa antara Permadi dan Uswatun Khasanah.

(InfoMedokanAyu)